Kau dan Aku
Nikmati waktu selagi kita duduk di punjung, Kau dan Aku;
Dalam dua bentuk dan dua wajah — dengan satu jiwa,
Kau dan Aku.
Warna-warni taman dan nyanyian burung memberi obat keabadian
Seketika kita menuju ke kebun buah-buahan, Kau dan Aku.
Bintang-bintang Surga keluar memandang kita –
Kita akan menunjukkan Bulan pada mereka, Kau dan Aku.
Kau dan Aku, dengan tiada ‘Kau’ atau ‘Aku’,
akan menjadi satu melalui rasa kita;
Bahagia, aman dari omong-kosong, Kau dan Aku.
Burung nuri yang ceria dari surga akan iri pada kita –
Ketika kita akan tertawa sedemikian rupa; Kau dan Aku.
Ini aneh, bahwa Kau dan Aku, di sudut sini …
Keduanya dalam satu nafas di Iraq, dan di Khurasan –
Kau dan Aku.
Tindakan Dan Kata-Kata
Aku memberi orang-orang
apa yang mereka inginkan.
Aku membawakan sajak kerana mereka
menyukainya sebagai hiburan.
Di negaraku, orang tidak menyukai puisi.
Sudah lama aku mencari orang yang
menginginkan tindakan, tetapi
mereka semua ingin kata-kata.
Aku siap menunjukkan tindakan pada kalian;
tetapi tidak seorang pun akan menyikapinya.
Maka aku hadirkan padamu — kata-kata.
Ketidakpedulian yang bodoh
akhirnya membahayakan,
Bagaimanapun hatinya satu denganmu.
- HOME
- YANG ANDA CARI ADA DISINI
- YPP. TARBIYATUT THULLAB
- ILMU KOMPUTER
- PERANGKAT PENDIDIKAN
- KISAH PARA NABI
- UUD KELUARGA ISLAM
- Pengenalan
- Hak Sebelum Perkawinan
- Izin Dalam Perkawinan
- Wali Hakim
- Pertunangan dan Mas Kawin
- Permohonan Kawin
- Kawin Lari dan Sindikat
- Hak Semasa Tempo Perkawinan
- Hak Untuk Membubarkan Perkawinan
- Permohonan Fasakh
- Cerai Taklik
- Cerai Khuluk
- Istri Nusyuz dan Suami Dayus
- Ila'
- Zihar
- Hak Penjagaan Anak
- Iddah
- Tempo Iddah
- DOWNLOAD BUKU
- KERUDUNG DAN WARUNG
- APLIKASI DAN GAME HP JAVA
- MICROSOFT OFFICE
- DAFTAR ISI

Tidak ada komentar:
Posting Komentar